Cerita Anak SMA Terbaru yang Bikin Jantung Deg – Degan

Posted by Aneh Semua - - 0 comments
SUKA DENGAN ARTIKEL INI ?

Cerita Anak SMA Terbaru yang Bikin Jantung Deg – Degan
Cerita Anak SMA Terbaru yang Bikin Jantung Deg – Degan - Cerita Panas SMA merupakan suatu cerita yang mengisahkan perjalanan para anak berseragam putih abu – abu. Kenapa panas ? karena masa SMU banyak terdapat petualangan yang begitu mendebarkan, misalnya berkencan dengan cewek selingkuhan. He…he….

Dimasa ini, banyak orang mengatakan adalah suatu masa paling indah dalam perjalanan hidup manusia. Mau ngapa – ngapain enak, kenalan sama cewek, ngajak kencan, tembak cewek dll. Ini lantaran pantauan orang tua sangat kurang di masa ini dan cenderung dibebaskan.

Beda dulu, beda sekarang. Pergaulan bebas, sex bebas, miras, tawuran begitu identik dengan kehidupan anak SMA. Ditelevisi kita sering melihat tawuran antar pelajar dengan korban meninggal dunia. Di Koran dan majalah kita sering membaca Anak SMA terjaring aparat karena pesta miras atau ada juga yang tertangkap basah berbuat mesum di warnet dll.

Sementara di Internet, jika sobat aneh semua ketikkan kata kunci “Anak SMA”, apa hasil pencarian yang kita dapat? Pasti akan kita dapati hasil pencarian yang berhubungan dengan seksual. Jadi jangan heran jika cerita anak SMA dapat disejajarkan dengan cerita sex terbaru yang merupakan kumpulan cerita pembangkit syahwat.

Bahkan Ada sebuah survey yang pernah admin baca di internet, mengatakan bahwa ada sekitar 90%+ pelajar SMA sudah tidak perawan lagi. Ini sudah cukup untuk membuktikan betapa bebasnya pergaulan anak SMU di era globalisasi ini. Sangat miris memang kondisi para ABG SMA jaman sekarang ini.

Akhir kata, lewat artikel ini, admin mengajak khusus para orang tua untuk selalu mengotrol kehidupan anak yang masih duduk dibangku SMA. Jangan lupa juga untuk selalu memberikan ilmu keagamaan, biar selalu kuat keimanannya. Agar dikemudian hari kita tidak menyesal lantaran ada cerita anak SMA mesum yang tersebar dengan pelaku adalah anaknya.

Leave a Reply